Kamis, 27 Januari 2022

POLA INTERAKSI MANUSIA MEMENGARUHI EKOSISTEM

Dalam ekosistem manusia berperan sebagai bagian dari komponen biotik dan peran manusia ini besar sekali pengaruhnya terhadap kuaalitas lingkungan. Kita sudah sering mendengar kerusakan hutan, pemcemaran s POLA INTERAKSI MANUSIA MEMENGARUHI EKOSISTEM ungai, laut, tanah dan udara disebabkan oleh perilaku manusia yang memanfaatkan kekayaan alam dan kurang menyadari akan kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkannya. Karena ulah manusia kualitas lingkungan dapat menurun dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia di masa datang. Manusia memiliki peranan yang sangat penting untuk mengatasi pencemaran lingkungan yang terjadi akibat ulah manusia sendiri.


Menurut Undang-Undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982 pencemaran lingkungan adalah berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.

Faktor-faktor Penyebab Perubahan Lingkungan
Faktor penyebab perubahan lingkungan dapat dibedakan menjadi faktor alam dan faktor manusia. Faktor yang dapat menimbulkan kerusakan antara lain gunung meletus, gempa bumi, angin topan, kemarau panjang, banjir, dan kebakaran hutan. Faktor manusia berupa kegiatan manusia yang menyebabkan perubahan lingkungan misalnya, membuang limbah (limbah rumah tangga, industri, pertanian, dan sebagainya) secara sembarangan, menebang hutan sembarangan, dan sebagainya. Penebangan hutan hujan tropik di Indonesia dapat berpengaruh pada perubahan iklim global karena hutan merupakan paru-paru dunia.

Macam-macam Pencemaran Lingkungan
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Polutan adalah suatu zat atau bahan yang kadarnya melebihi ambang batas serta berada pada waktu dan tempat yang tidak tepat, sehingga merupakan bahan pencemar lingkungan, misalnya: bahan kimia, debu, panas dan suara. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup karena jumlahnya melebihi normal, berada pada waktu yang tidak tepat, dan di tempat yang tidak tepat. Polutan tersebut dapat menyebabkan lingkungan menjadi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan akhirnya malah merugikan manusia dan makhluk hidup lainnya.

1. Pencemaran Udara
Pencemaran udara adalah masuknya, atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfir yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia secara umum serta menurunkan kualitas lingkungan. Udara dikatakan tercemar jika udara tersebut mengandung unsur-unsur yang mengotori udara. Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan, misalnya gas CO2 hasil pembakaran, SO, SO2, CFC, CO, dan asap r*kok. Setiap bahan buangan penyebab pencemaran udara tersebut memiliki dampak sendiri-sendiri bagi manusia.
  • CO (Karbon monoksida). Jika mesin mobil dihidupkan dalam garai tertutup, orang yang ada di garasi dapat meninggal akibat menghirup gas CO. Menghidupkan AC ketika tidur di dalam mobil gelap tertutup juga berbahaya. Bocoran gas CO dari knalpot dapat masuk ke dalam kabin mobil dan dapat menyebabkan kematian.
  • SO & SO2bereaksi dengan air hujan mengakibatkan tumbuhan dan hewan-hewan tanah mati, besi dan logammudah berkarat, dan lain-lain.
  • Asap rok*k menyebabkan batuk kronis, kanker paru-paru, memengaruhi janin dalam kandungan, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.
  • CFC (Cloro Fluoro Carbon) biasa ditemukan di pendingan ruangan (AC), lemari pendingan, busa jok mobil. CFC dapat merusak lapisan ozon dan juga menyebabkan pemanasan global..
  • CO2 (Karbon dioksida). Meningkatnya kadar CO2 di udara jika tidak segera diubah akan mengakibatkan efek rumah kaca.

Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran udara antara lain, seperti berikut.
  • Terganggunya kesehatan manusia, seperti batuk dan penyakit pernapasan.
  • Rusaknya bangunan karena pelapukan, korosi/karat pada logam, dan memudarnya warna cat.
  • Terganggunya pertumbuhan tananam, seperti menguningnya daun atau kerdilnya tanaman akibat konsentrasi SO2 yang tinggi atau gas yang bersifat asam (efek hujan asam).
  • Adanya peristiwa efek rumah kaca (green house effect) yang dapat menaikkan suhu udara secara global serta dapat mengubah pola iklim bumi dan mencairkan es di kutub. Hal ini sering disebut pemanasan global (global warming).
pencemaran lingkungan

2. Pencemaran Air
Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainnya ke dalam air sehingga menyebabkan kualitas air terganggu. Kualitas air yang terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa, dan warna. Ditinjau dari asal polutan dan sumber pencemarannya, pencemaran air dapat dibedakan antara lain: limbah pertanian, limbah rumah tangga, dan limbah industri.
  • Limbah pertanian dapat mengandung polutan insektisida atau pupuk organik. Insektisida dapat mematikan biota sungai.
  • Limbah rumah tangga berupa berbagai bahan organik (misal sisa sayur, ikan, nasi, minyak, lemak, air buangan manusia), atau bahan anorganik misalnya plastik, aluminium, dan botol yang hanyut terbawa arus air. Sampah yang tertimbun menyumbat saluran air dan mengakibatkan banjir.
  • Limbah Industri, Kebocoran tanker minyak dapat menyebabkan minyak menggenangi lautan sampai jarak ratusan kilometer. Tumpahanminyak mengancam kehidupan ikan,  terumbu karang, burung laut, dan organisme laut lainnya

Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran air antara lain:
  • Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen.
  • Terjadinya ledakan populasi ganggang dan tumbuhan air (eutrofikasi) yang dapat berakibat kurang oksigen di perairan yang dapat membunuh biota perairan dan terjadinya pendangkalan dasar perairan.
  • Menjalarnya wabah penyakit karena air yang kotor menjadi sumber penyakit, di antaranya muntahber.

Usaha-usaha Mencegah Pencemaran Lingkungan
  • Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman penduduk.
  • Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencemari lingkungan atau ekosistem.
  • Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.
  • Memperluas gerakan penghijauan atau reboisasi.
  • Tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan.
  • Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih mencintai lingkungan hidupnya.
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Penggunaan lahan yang ramah lingkungan.

Pencemaran air dan udara sudah sangat memprihatikan sehingga membutuhkan peran serta semua pihak untuk mengatasi dan mengurangi pencemaran tersebut. Hanya manusia yang dapat menebang pohon, mengolahkan menjadi kertas, dan menuliskan para kertas itu " Stop Penebangan Pohon"

sumber:https://www.mikirbae.com/2016/01/pola-interaksi-manusia-mempengaruhi.html

INTERAKSI DALAM EKOSISTEM MEMBENTUK SUATU POLA

Interaksi dalam Ekosistem membentuk Suatu Pola

setiap organisme tidak dapat hidup sendiri dan selalu bergantung pada organisme yang lain dan lingkungannya. Saling ketergantungan ini akan membentuk  suatu pola interaksi. Terjadi interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik, dan terjadi interaksi antarsesama komponen biotik.


Interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lain dapat terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan dimakan. Seperti rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida makanan. Selain itu, melalui bentuk hidup bersama, yaitu simbiosis

Simbiosis merupakan bentuk hidup bersama antara dua individu yang berbeda jenis. 
Beberapa makhluk hidup dapat hidup berdampingan tanpa melakukan kompetisi atau predasi. Pola interaksi  seperti ini disebut simbiosis, dan organisme yang melakukannya disebut simbion. Simbiosis adalah interaksi antara dua makhluk hidup yang berbeda jenis dalam suatu lingkungan. 


  • simbiosis mutualisme
  • simbiosis komensalisme
  • simbiosis parasitisme


Pengertian dari macam - macam simbiosis tersebut :

  • Simbiosis mutualisme merupakan suatu hubungan dua jenis individu yang saling memberikan keuntungan satu  sama lain. 
  • Simbiosis  komensalisme adalah hubungan interaksi dua jenis individu yang memberikan keuntungan kepada salah satu pihak, tetapi pihak lain tidak mendapatkan kerugian. 
  • Simbiosis parasitisme merupakan hubungan  dua jenis individu yang memberikan keuntungan kepada salah satu pihak dan kerugian pada pihak yang lain


Contoh simbiosis mutualisme adalah antara jamur dan akar pohon pinus. Jamur mendapatkan makanan dari pohon pinus, sedangkan pohon pinus mendapatkan garam mineral dan air lebih banyak jika bersimbiosis dengan jamur.

Contoh simbiosis komensalisme adalah antara tanaman anggrek dengan pohon mangga. Tanaman anggrek mendapatkan keuntungan berupa tempat hidup, sedangkan pohon mangga tidak mendapatkan keuntungan maupun kerugian dari keberadaan tanaman anggrek tersebut.

Contoh simbiosis parasitisme adalah antara kutu rambut dan manusia. Kutu rambut memperoleh keuntungan dari manusia berupa darah yang diisap sebagai makanannya sedangkan manusia akan merasakan gatal pada kulit dikepalanya.


Berdasarkan kemampuan menyusun makanan, peran organisme dibagi menjadi 2 (dua), yaitu autotrof dan heterotrof. Organisme heterotrof, berdasarkan jenis makanannya dibagi lagi menjadi 3 (tiga), yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora.



sumber:https://www.bloggerpelajar.or.id/2020/07/interaksi-dalam-ekosistem-mebentuk.html

HAL-HAL YANG DITEMUKAN DALAM SUATU LINGKUNGAN

Hal-hal apa saja yang dapat ditemukan dalam suatu lingkungan hingga bisa dimanfaatkan oleh makhluk hidup?

Untuk dapat menjawab pertanyaan ini, simak penjelasan berikut ini.

Pengertian dan Jenis-Jenis Lingkungan

Sebelum mengetahui hal-hal apa saja yang dapat ditemukan dalam suatu lingkungan, sekiranya perlu untuk memahami pengertian dan jenis-jenis dari lingkungan terlebih dahulu.
Menurut Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009, lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang memengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
ADVERTISEMENT
tiga jenis kelompok lingkungan:
  • Lingkungan fisik merupakan lingkungan alam yang mengelilingi atau berada di sekitar makhluk hidup.
  • Lingkungan biologis adalah segala sesuatu yang berada di sekitar manusia dan berupa makhluk hidup selain manusia itu sendiri.
  • Lingkungan sosial adalah kondisi manusia beserta manusia lainnya dalam suatu lingkungan, seperti tetangga, teman, keluarga, dan lain-lain.

Hal-Hal yang Ditemukan dalam Suatu Lingkungan

Ada banyak hal yang bisa ditemui dalam suatu lingkungan. Di dalam lingkungan, terdapat beberapa komponen yang mudah ditemui atau didapatkan pada suatu lingkungan.
Menurut Dr. Ir. Etty Riani, M.S. dalam bukunya yang berjudul Pengantar Ilmu Lingkungan, komponen dalam suatu lingkungan terbagi menjadi dua komponen, yakni komponen abiotik dan komponen biotik.

PENGERTIAN LINGKUNGAN

Secara umum lingkungan diartikan sebagai segala benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam ruangan yang kita tempati, dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia.

Konsep lingkungan di Indonesia

Lingkungan, di Indonesia sering juga disebut "lingkungan hidup". Misalnya dalam Undang-Undang no. 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, definisi Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Pengertian lingkungan hidup bisa dikatakan sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar manusia atau makhluk hidup yang memiliki hubungan timbal balik dan kompleks serta saling mempengaruhi antara satu komponen dengan komponen lainnya.

Pada suatu lingkungan terdapat dua komponen penting pembentukannya sehingga menciptakan suatu ekosistem yakni komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik pada lingkungan hidup mencakup seluruh makluk hidup di dalamnya, yakni hewan, manusia, tumbuhan, jamur dan benda hidup lainnya. sedangkan komponen abiotik adalah benda-benda mati yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup makhluk hidup di sebuah lingkungan yakni mencakup tanah, air, api, batu, udara, dan lain sebaiganya.

Pengertian lingkungan hidup yang lebih mendalam menurut No 23 tahun 2007 adalah kesatuan ruang dengan semua benda atau kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya ada manusia dan segala tingkah lakunya demi melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia maupun mahkluk hidup lainnya yang ada di sekitarnya.

Kerusakan lingkungan hidup

Kerusakan pada lingkungan hidup terjadi karena dua faktor baik fator alami ataupun karena tangan-tangan jahil manusia. Pentingnya lingkungan hidup yang terawat terkadang dilupakan oleh manusia, dan hal ini bisa menjadikan ekosistem serta kehidupan yang tidak maksimal pada lingkungan tersebut.

Berikut beberapa faktor secara mendalam yang menjadikan kerusakan lingkungan hidup.

  • Faktor alami

Banyaknya bencana alam dan cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab terjadinya kerusakan lingkungan hidup. Bencana alam tersebut bisa berupa banjir, tanah longsor, tsunami, angin puting beliung, angin topan, gunung meletus, ataupun gempa bumi. Selain berbahaya bagi keselamatan manusia maupun mahkluk lainnya, bencana ini akan membuat rusaknya lingkungan.

  • Faktor buatan

Manusia sebagai makhluk berakal dan memiliki kemampuan tinggi dibandingkan dengan makhluk lain akan terus berkembang dari pola hidup sederhana menuju ke kehidupan yang modern. Dengan adanya perkembangan kehidupan, tentunya kebutuhannya juga akan sangat berkembang termasuk kebutuhan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan.

Kerusakan lingkungan karena faktor manusia bisa berupa adanya penenbangan secara liar yang menyebabkan banjir ataupun tanah longsor, dan pembuangan sampah di sembarang tempat terlebih aliran sungai dan laut akan membuat pencemaran.

Upaya pelestarian

  • Penanaman kembali hutan yang gundul
  • Pencegahan buang sampah dan limbah di sembarang tempat dengan menyediakan tong sampah di berbagai tempat
  • Pemberian sanksi ketat terhadap pelaku pencemaran lingkungan
  • Menghentikan eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan
  • Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian tanah, air, udara dan lingkungan untuk kehidupan berkelanjutan
  • Memberikan keterampilan dasar bagi para Ibu rumah tangga dengan menggunakan bahan bekas guna mengurangi limbah plastik



sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan

Rabu, 12 Januari 2022

Apa itu Sistem Organ dan Organisme

 Sistem organ adalah gabungan dari beberapa organ yang saling bekerjasama satu sama lain.

Tanpa adanya kerjasama antarorgan ini, tentu organ-organ di tubuh kita tidak akan terhubung dengan baik. Misalnya, jantung yang seharusnya memompa darah, tidak akan berhasil menyalurkan darah tersebut ke seluruh tubuh apabila tidak bekerja sama dengan organ pembuluh darah.

 Apa Saja Bagian-Bagian Hidung Beserta Fungsinya?

Salah satu contoh sistem organ yang terdapat pada manusia yaitu sistem pernapasan. Sistem pernapasan dibentuk atas kerjasama organ hidung, tenggorokan, laring, faring, trakea, dan paru-paru. Kalau kamu mengetahui organ-organ pencernaan seperti mulut, kerongkongan, usus, dan anus. Nah, mereka ini membentuk sistem organ yang bernama sistem pencernaan. Kebayang dong, kalau ada salah satu di antara organ ini yang rusak? Pasti sistem pencernaan tubuh kita tidak berjalan lancar.

Adapun sistem organ yang lain adalah sistem saraf, sistem ekskresi, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, sistem hormon, sistem rangka, sistem otot.

sistem organ manusia.jpg

Oya, sama seperti organ, sistem organ ini tidak hanya dimiliki oleh manusia saja, lho! Seluruh makhluk hidup tingkat tinggi yang mempunyai organ-organ di tubuhnya kemungkinan besar memiliki sistem organ.

Hayo, apa saja organ-organ penting yang ada di tumbuhan? Ya, betul. Ada daun, batang, dan akar.

Sama halnya dengan manusia, organ-organ di tumbuhan ini juga saling bekerja sama satu sama lain. Karena dalam fotosintesis membutuhkan daun sebagai “wadah”, serta batang yang digunakan sebagai “lorong” tempat menyalurkan hasil-hasil fotosintesis. Itu artinya, proses ini terjadi karena adanya sistem organ. Bahkan, pada tumbuhan, ada sisttem pengangkutan, sistem pelindung, sistem penyokong dan berbagai sistem lain.

sistem organ pada tumbuhan.jpg

Dalam tingkatan organisasi kehidupan, sistem-sistem organ ini pada akhirnya akan membentuk organisme. Berdasarkan biologi dan ekologi, organisme adalah tingkat organisasi kehidupan yang terakhir berupa kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup. Apa itu contoh organisme: Ya kita, dong. Manusia. Makhluk-makluk hidup lain juga merupakan organisme.

Kalau kamu bingung, ini adalah 6 ciri umum dari organisme:

1) Memerlukan makanan

2) Bernapas

3) Bergerak

4) Tumbuh

5) Berkembang biak

6) Peka terhadap rangsang


sumber:https://www.ruangguru.com/blog/apa-itu-sistem-organ-dan-organisme

Organ-Organ Pada Hewan Dan Tumbuhan

Organ merupakan bagian yang dimiliki oleh makhluk hidup yang dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Dalam organ tubuh makhluk hidup, terdapat jaringan-jaringan yang terdiri dari ribuan sel penyusun.
Hewan dan tumbuhan yang merupakan makhluk hidup tentunya memiliki organ di dalam tubuhnya. Lantas, apa saja organ-organ penyusun yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan?
Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

Organ-Organ pada Hewan

Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket B Tingkatan III yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, organ merupakan kumpulan beberapa macam jaringan yang bekerja sama untuk melakukan tugas tertentu.
Secara umum, organ hewan dibagi menjadi dua kelompok, yakni:
1. Organ Dalam
Organ dalam adalah organ yang terletak pada bagian dalam tubuh dan ditutupi oleh otot-otot. Berikut beberapa organ yang tergolong menjadi organ dalam:
  • Hati merupakan organ untuk menawar racun yang terbentuk dalam tubuh.
  • Otak untuk mengatur dan mengkoordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
  • Ginjal adalah organ eksersi yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin.
  • Lambung merupakan organ yang berfungsi sebagai salah satu alat pencernaan.
  • Jantung adalah organ yang memiliki fungsi untuk memompa darah supaya beredar ke seluruh tubuh.
  • Paru-paru berfungsi sebagai alat pernafasan. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot dan jaringan saraf.
  • Pankreas adalah merupakan bagian integral dari sistem pencernaan dan fungsi kepala pankreas adalah untuk mengeluarkan cairan pankreas dan insulin

  • Organ-Organ pada Tumbuhan

    Di dalam tumbuhan, ada banyak organ yang tersusun untuk menopang aktivitas kehidupan tumbuhan.
  • 1. Akar
    Akar adalah organ tumbuhan yang berfungsi sebagai berikut:
    • Pelekat tumbuhan pada media dan penopang tegaknya tubuh tumbuhan.
    • Untuk menyerap air dan unsur hara.
    • Alat pernapasan.
    • Tempat menyimpan cadangan makanan.
    • Alat perkembangbiakan vegetatif.
    2. Batang
    Batang adalah salah satu organ tumbuhan yang memiliki fungsi:
    • Memperluas tajuk tumbuhan dalam efisiensi menangkap cahaya matahari.
    • Alat transportasi zat makanan dari akar ke daun dan hasil asimilasi dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
    • Alat perkembangbiakan vegetatif.
    • Menegakkan tubuh tumbuhan.
    • Menyimpan cadangan makanan.
    Organ-Organ pada Hewan dan Tumbuhan beserta Fungsinya (2)
    zoom-in-whitePerbesar
    Daun merupakan organ yang dimiliki tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. Sumber: Unsplash.com
    3. Daun
    Daun memiliki sejumlah fungsi bagi tumbuhan, di antaranya:
    • Tempat fotosintesis.
    • Tempat menyimpan bahan makanan.
    • Alat perkembangbiakan vegetatif (pada tumbuhan tertentu).
    • Alat penguapan atau evaporasi.
    • Tempat terjadinya transpirasi dan gutasi.
    • Penyimpanan cadangan makanan.
    • Transpirasi dan pertukaran gas.
    4. Bunga
    Bunga merupakan organ tumbuhan sebagai alat pembentuk sel kelamin atau alat reproduksi atau perkembangbiakan.
    5. Buah dan Biji
    Buah dan biji merupakan bagian dari tumbuhan yang menjadi hasil dari perkembangbiakan yang dilakukan oleh tumbuhan.
  • sumber:https://kumparan.com/kabar-harian/organ-organ-pada-hewan-dan-tumbuhan-beserta-fungsinya-1weRc3y4rMd

GERHANA

  Gerhana   adalah fenomena   astronomi   yang terjadi apabila sebuah   benda angkasa   bergerak ke dalam   bayangan   sebuah benda angkasa ...